SERANG – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Banten Syech Suhaimi mengungkapkan, akhir triwulan kedua pada Juni lalu, harga barang-barang dan jasa kebutuhan pokok di Banten secara umum mengalami kenaikan.

“Hal ini terlihat dari naiknya angka Indeks Harga Konsumen (IHK) yang pada Mei sebesar 125,12 bulan Juni menjadi 125,88 atau terjadi inflasi sebesar 0,60 persen,” kata Suhaimi saat jumpa pera yang digelar di kantor BPS Banten, Rabu (1/7/2015).

Menurutnya, inflasi ini lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional. “Ini tugas berat bagi kita,” tambahnya.

Menurutnya, inflasi terjadi karena semua kelompok pengeluaran yang ada mengalami kenaikan indeks secara berturut-turut.

“Kelompok bahan makanan naik 1,85, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau naik sebesar 0,35 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar naik 0,23 persen, kelompok sandang naik 0,37 persen, kelompok kesehatan naik 0,13 persen, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga naik sebesar 0,03 persen, dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan naik sebesar 0,31 persen,” papar Suhaimin.

Dikatakan Suhaimin, komoditi yang dominan menyumbang inflasi adalah cabe merah, telur ayam ras, bensin, ikan Bandeng dan beras.

“Untuk laju inflasi tahun kalender 2015 tercatat sebesar 1,48 persen. Sedangkan inflasi year on year tercatat sebesar 8,91 persen. (Bayu)