Terungkapnya pengakuan Anggita Sari (AS) yang mengaku kenal Yunita alias Keyko, mucikari prostitusi online yang diringkus Polrestabes Surabaya pada 2012, berawal ketika polisi menanyakan alasan artis FTV tersebut melayani lelaki hidung belang.

Sebab, dengan pekerjaan sebagai artis dan model, seharusnya penghasilan Anggita lebih dari cukup. “Apalah artinya uang Rp 8,5 juta buat dia,” ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Takdir Mattanete, kemarin.

Ketika ditanya hal itu, Anggita berpikir lama. Dia kemudian menjelaskan bahwa uang tersebut dipakai untuk mengobati orang tuanya yang sedang sakit. “Kami tidak percaya. Itu impossible,” tegas Takdir.

Polisi lantas mengejar Anggita dengan berbagai pertanyaan. Termasuk di antaranya berbagai grup yang ada di gadget Anggita. Dari situlah diketahui bahwa dia pernah segrup dengan Keyko.

Hari ini model papan atas berusia 23 tahun itu dijadwalkan kembali datang ke Mapolrestabes Surabaya. Agenda pemeriksaannya tidak banyak berbeda daripada sebelumnya.

“Besok (hari ini, Red) yang kami tanyakan tetap seputar alasannya mau ikut prostitusi online itu,” ucap mantan Wakapolres Lampung Tengah tersebut.

Takdir menambahkan, jam pemeriksaan Anggita tidak terikat. Anggita bisa datang ke Mapolrestabes Surabaya saat jam kerja, mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00.

Meski Anggita masih sebatas saksi atau korban, polisi tetap membutuhkan keterangannya. Terutama mempelajari modus-modus human trafficking yang dilakukan buron berinisial BS. (did/c6/fat/JPNN)