SERANG – Kepala SMPN 10 Kota Serang Dadan Iskandar mengatakan, dirinya berupaya mengembalikan guru yang berasal dari Kemenag diperbantukan di sekolahnya lantaran kelebihan guru Pendidikan Agama.

“Bila dipindahkan pasti semuanya pada nolak, saya juga bingung, dan saya tidak ada jalan keluar lagi selain mengembalikan bu Enjuh ke Kemenag. Saya secara pribadi mohon maaf ke Bu Enjuh,” kata Dadan kepada wartawan melalui sambungan telpon, Kamis (11/6/2015).

Dadan mengaku, jika permasalahan ini sebenarnya pernah dibahas pada 2014, dengan memanggil enam guru agama yang ada di sekolah, serta menjelaskan kondisi sebenarnya. “Saya layangkan surat ke Kemenang dengan tembusan Dindikbud dan diterima oleh Kasubag Kepegawaiaan. Hal itu juga didukung oleh Kemenag,” kata Dadan.

Dadan menilai, secara kinerja Ibu Enjuh Juhaenah bagus, tetapi secara kedinasan tidak tepat. Karena dari enam guru agama hanya dirinya yang dari Kemenag, dan demi membantu untuk proses sertifikasi serta karirnya maka dikembalikan. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN