SERANG – Menanggapi kasus yang menimpa Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon Dimyati Sujai Abubakar yang ditahan karena kasus korupsi, MUI Provinsi Banten angkat bicara. Sekretaris MUI Banten Zakaria Syafei mengatakan, kasus ini bukan merupakan kasus lembaga namun bersifat perorangan atau individu.

“MUI lembaga yang melayani umat, kalaupub secara kebetulan yang melakukannya bagian dari MUI, itu adalah oknum,” kata Zakaria saat dikonfirmasi radarbanten.com, Jumat (21/8/2015).

Menurut Zakaria, secara lembaga, MUI mendukung proses hukum yang saat ini sedang ditempuh oleh penegak hukum Kota Cilegon. Meski yang bersangkutan bagian dari MUI.

Hal senada dikatakan Embay Mulya Syarif. Salah satu unsur Ketua MUI Banten ini meminta kepada publik untuk tidak mengaitkan kasus tersebut secara langsung kepada lembaga MUI, pasalnya tindak pidana yang dilakukan oleh Dimyati, dilakukan sebelum dirinya mejabat sebagai Ketua MUI Kota Cilegon.

“Kasus ini saat beliau (Dimyati) menjabat di DPRD Kota Cilegon, ini kasus lama. Jadi saya harap jangan tendensius terhadap lembaga,” kata Embay. (Bayu)