JOMBANG – Nama-nama kandidat Rais ‘Aam dan Tanfidziyah atau Ketua Umum PBNU mulai bermunculan di sela-sela Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-33 di Jombang, Jawa Timur, yang telah dibuka Presiden Joko Widodo tadi malam.

Menurut Khatib PWNU DKI Jakarta, nama-nama yang berkembang akan diusulkan menjadi Rais ‘Aam ada tujuh orang dan kandidat Tanfidziyah sebanyak lima orang.

“Mengenai calon-calon yang muncul dinamis sekali. Tapi gak jauh dari yang ada. Bayangan kuda hitam itu gak ada. Ya calon yang muncul tiba-tiba itu tidak ada,” kata Kiai Zuhri di sela-sela Muktamar NU di Jombang, Minggu (2/8).

Di antara nama-nama yang diusulkan untuk posisi Rais ‘Aam yakni Pj Rais Aam saat ini, KH Musthofa Bisri (Gus Mus), mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi, Pengasuh Ponpes Al Anwar Sarang Rembang KH Maimun Zubair (Mbah Mun).

Kemudian mantan Menteri Agama KH Tholhah Hasan, KH Makruf Amin, Pengasuh Ponpes Al Fadhlu wal Fadhilah Kaliwungu Kendal KH Ahmad Dimyati Rois (Mbah Dim), serta Rois Syuriah PWNU Jawa Timur KH Miftahul Akhyar.

Sedangkan untuk Ketua Umum Tanfidz PBNU, muncul nama incumbent KH Said Agil Siradj, Wakil Ketua Umum As’ad Said Ali, Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Sholahudin Wahid. Lalu mantan Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Tengah Muhammad Adnan, dan Ketua Tanfidziah PWNU Jawa Timur KH Mutawakkil Alallah.(fat/jpnn)

BAGIKAN