Intiland Garap Kawasan Mixed Use

Tawarkan Apartemen Aeropolis Rp183 Jutaan

0
304
Waterboom sebagai sarana hiburan bagi penghuni apartement Aeropolis di kawasan Bandara Soekarno Hatta (Soetta). FOTO: DOK AEROPOLIS APARTEMENT

TANGERANG – PT Intiland Development Tbk terus mengembangkan kawasan Bandara Soekarno-Hatta melalui proyek properti terpadu (mixed use) Aeropolis. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 350 hektare ini dikembangkan dengan konsep kota bandara atau airport city.

Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer Intiland Suhendro Prabowo mengatakan, sebagai kota bandara, Aeropolis dibangun untuk memenuhi beragam kebutuhan pengembangan bandara. Di kawasan tersebut tersedia beragam fasilitas mulai perkantoran, ritel, hunian, hotel, hingga kebutuhan gaya hidup kota bandara yang lengkap dan modern.  ”Aeropolis dibangun dengan konsep kota bandara atau airport city yang bersifat saling melengkapi dengan perkembangan bandara yang pesat. Kami percaya dengan konsep pengembangan kawasan terpadu, Aeropolis akan menghidupkan kawasan bandara dan sekitarnya. Di samping itu, memberikan kontribusi pertumbuhan yang signifikan dalam jangka panjang,” kata Suhendro dalam siaran persnya, kemarin.

Dia menambahkan, untuk fasilitas hunian, perseroan mengembangkan apartemen Aeropolis Residence (AR) dan Aeropolis Crystal Residence (ACR) yang terdiri dari lima tower perkantoran, tiga tower apartemen tingkat rendah (low rise), dan retail. ”Saat ini sebanyak 3.097 unit apartemen telah terjual atau 92,39 persen dari total 3.352 unit yang telah dipasarkan. Jadi tunggu apalagi segera kunjungi galeri marketing kami,” tambahnya.

Sementara itu, di ajang Festival Properti Indonesia (FPI) 2017 yang digelar di Mal Kota Kasablanka (Kokas), Margo City, Depok, Jawa Barat. Aeropolis memberikan promosi menarik bagi para calon pembeli, yakni harga ditawarkan mulai dari Rp183 jutaan. Promonya itu hanya bisa didapatkan dalam gelaran FPI 2017.

Bahkan di even itu juga, bagi pengunjung yang tertarik membeli apartemen low rise setinggi delapan lantai, cukup membayar booking fee sebesar Rp5 juta saja, dan langsung bisa pilih unit yang diinginkan.

Manajer Marketing Aeropolis Intiland Samin Tedja mengatakan, ada empat menara yang dipasarkan selama FPI berlangsung. Di antaranya tower 1, 3, dan 5. ”Kami memberikan kepastian kepada konsumen yang telah membeli akan bisa menerima unit secepatnya, yakni sekitar delapan bulan sejak menandatangani surat pesanan,” kata Samin belum lama ini yang ditemui di even FPI.

Apartemen Aeropolis letaknya tidak jauh dari Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Sehingga dapat memberikan keuntungan kepada investor sekaligus kemudahan bagi para penghuni. Kawasan mixed use ini akan semakin komplit dengan rencana penambahan jalur kereta api dari Sudirman (Jakarta) menuju Bandara Soetta yang diprediksi beroperasi dalam waktu dekat ini.

Selain itu, kehadiran akses jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) 2 juga semakin mendukung keuntungan bagi para pembeli apartemen low rise setinggi delapan lantai ini. Keuntungan lainnya, unit apartemen ini juga dapat disewakan perbulannya sekitar Rp2 jutaan. (Ade Maulana/Radar Banten)