SERANG – Tudingan terhadap pesantren salafi sebagai salah satu embrio gerakan paham radikalisme mendapat protes keras dari Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kabupaten Serang. Ketua ISNU Kabupaten Serang Wasit Aulawi menyatakan, pesantren salafi tidak pernah mengajarkan paham radikalisme. Hal itu diungkapkan Wasit usai beraudiensi dengan Ketua DPRD Kabupaten Serang Muhsinin, di ruang kerja Ketua DPRD, Selasa (24/03/2015)

Dikatakan Aulawi, pesantren salafi merupakan lembaga yang mentradisikan ajaran ahli sunah wal jamaah. ” Tidak benar kalau ada orang yang mengatakan bahwa pesantren salafi mengajarkan paham radikalisme. Kalau ada yang berfikir seperti itu perlu menengok langsung ke pesantren seperti apa ajaran di pesantren, kita tahu pesantren mengajarkan kesederhanaan dan setia terhadap ajaran-ajaran klasik,” ujar Aulawi

ia meminta keberpihakan pemerintah terhadap pesantren salafi diwujudkan dalam bentuk regulasi. “Kalau hanya dalam bentuk omongan saja itu tidak dapat mengubah apa-apa. Salah satu tujuan audiensi dengan ketua dewan ini adalah meminta kepada dewan untuk membuat regulasi terkait pesantren salafi,” sambungnya. (Rahmatullah)