SERANG – Satnarkoba Polres Serang kembali membekuk kawanan pengedar narkoba jenis sabu yang dipasarkan di wilayah Cilegon, Serang dan Pandeglang. Kawanan ini merupakan “pemain lama” yang belum lama keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Serang beberapa tahun lalu.

Penangkapan bermula dari tertangkapnya Samsul Maarif (33), warga Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang pada 20 April 2015 lalu sekira pukul 21.30 WIB. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa dua paket kecil sabu yang disimpan dalam bungkus rokok.

Samsul Maarif dibekuk petugas saat sedang melakukan transaksi di sekitar Stasiun Pengisian Barang Bakar (SPBU) Pelamunan, Serang. “Pelaku kita tangkap ketika akan melakukan transaksi di lokasi tersebut,” ujar Kasat Narkoba Polres Serang AKP Bambang Supeno kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/4/2015).

Setelah mengamankan Samsul Maarif, polisi kemudian memperoleh keterangan bahwa barang haram tersebut didapat Samsul dari bandar bernama Samsidar alias Udin Borgol (38) yang merupakan warga Lampung Tengah yang sering mukim di Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Udin Borgol dibekuk petugas di salah satu warung pecel lele di kawasan Kepandean, Kota Serang, tengah malamnya. Dari tangan tersangka polisi mendapati 10 paket kecil sabu yang disimpannya di bufet televisi di kontrakannya.

“Dia (Udin Borgol) lagi pesen makan di situ. Keduanya mantan napi yang belum lama bebas. Terutama Udin Borgol ini merupakan pemain lama yang pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama,” terang Kasat Narkoba.

Keterangan yang diperoleh, Udin Borgol mendapatkan pasokan sabu dari Jakarta. Tiap kali pengiriman ia mendapatkan 10 hingga 15 gram sabu.

Akibat aksi keduanya, diancam dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 112 subsider Pasal 127 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 2, tentang Pengguna dan Kepemilikan Narkoba jenis sabu. (Wahyudin)