Job Matching SMK 2017 Provinsi Banten di Cilegon Sepi Peminat

CILEGON – Hari pertama dibuka, Rabu (6/12), Job Matching SMK 2017 yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten di Kota Cilegon, sepi pengunjung. Padahal Dindikbud Provinsi Banten menyebut Job Matching tersebut merupakan suatu gerakan penanggulangan pengangguran.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor DPRD Kota Cilegon ini hingga pukul 10.30 WIB masih sepi didatangi oleh para pencari kerja. Diduga masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut yang telah dibuka hari ini.

“Sosialisasinya kurang. Selain itu juga Job Fair yang sering digelar oleh Pemkot Cilegon dan Pemprov Banten tidak ketahuan hasilnya berapa orang yang telah diterima kerja. Ini saya hanya ikut-ikutan teman saja, diajak,” ujar warga Citangkil, Joko Anwar.

Terpisah, Kasi Kurikulum SMK Dindikbud Provinsi Banten Oeng Rosmalina mengungkapkan Job Matching SMK 2017 itu akan digelar hingga tiga hari ke depan. Meskipun berlangsung di Kota Cilegon namun penerimaannya dari seluruh Banten.

“Kita berharap industrinya dapat bergiliran yang membuka lowongan kerja. Hari ini sudah ada 40 industri yang ikut meramaikan. Semoga dengan ini, angka pengangguran yang besar di Provinsi Banten dapat menurun setiap hari dan setiap bulannya,” katanya.

Di tempat sama, Aap Junaidi, Kabid SMK Dindikbud Provinsi Banten, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegitan rutin setiap tahunnya. Ia menerima data pengangguran terbesar di Provinsi Banten adalah lulusan SMK. “Upaya kita untuk mendongkrak pengangguran ini dengan melakukan perubahan di kurikulum SMK yang mengimbangi dengan kebutuhan industri,” katanya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)

BAGIKAN