SERANG – Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Banten sudah meminta keterangan kepada Ketua PWNU Banten Zainal Muttaqin yang terjaring operasi penyakit masyarakat di wilayah Polda Jambi, Kamis (27/2/2014) lalu. Zainal yang juga Kepala DPPKD Banten dikabarkan sedang mengikuti kegiatan dinas di Jambi.

Sekretaris Umum PWNU Banten Endad Musadad kepada wartawan memberikan keterangan bahwa pihak PWNU sudah melakukan tabayun alias klarifikasi kepada Zainal Mutaqin.
“Kemarin sudah klarifikasi. Sebelum ke Jambi beliau (Zainal-red) ke kantor PWNU terlebih dahulu,” jelas Endad melalui sambungan telepon, Senin (3/3/2014).

Seperti dikatakan Endad, Zainal mengaku diajak sahabat lama dari Jambi untuk ke tempat hiburan.

“Beres acara beliau dijemput teman lama dari Jambi. Dibawa ke tempat hiburan, ada tempat keraokenya. Pas kebetulan ada operasi pekat. Beliau terjaring,” jelasnya.

Endad mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta keterangan. “Beliau sudah menjelaskan kejadian sesungguhnya kepada kami dan jamaah pengajian. Beliau juga mengatakan bahwa kalau memang terbukti melakukan maksiat, sebagai Ketua PWNU siap mundur,” jelasnya.

Selain itu, pihak PWNU sudah melakukan klarifikasi kepada PBNU. “Kita juga sudah klarifikasi kepada PBNU,” pungkas Endad. (Wahyudin)