SERANG – Pihak Polres Serang tidak ingin menganggap enteng potensi kericuhan dalam proses Pilkada serantak di wilayah Kabupaten Serang. Untuk itu, tidak kurang dari 750 anggota Polres Serang akan diturunkan mengamankan jalannya proses Pilkada mulai dari masa kampanye, saat pemilihan, hingga penghitungan hasil perolehan suara.

Persiapan pengamanan berupa simulasi sudah dilakukan kemarin di depan Pendopo Gubernur Banten lama di Jalan Veteran, Alun-alun Kota Serang. Simulasi tersebut disaksikan oleh dua pasangan bakal calon (balon) bupati dan wakil bupati Serang yakni pasangan balon Ratu Tatu Chasanah-Panji Tirtayasa dan pasangan balon Ahmad Syarif Madzkrullah-Aep Syaefullah. Acara simulasi juga dihadiri oleh unsur pimpinan daerah Kabupaten Serang.

“Pengaman Pilkada serentak dalam kondisi apapun kita siap,” ujar Kapolres Serang, AKBP Nunung Syaifudin kepada wartawan di sela acara puncah HUT RI ke-70 di Mapolres Serang, Minggu (23/8/2015).

Menurut Kapolres, untuk sementara pihaknya tidak bisa menentukan secara pasti titik kerawanan ricuh Pilkada serentak di Kabupaten Serang. “Kita tidak boleh menganggap enteng, bahwa seluruh wilayah kita anggap rawan walaupun kita tidak boleh was-was berlebihan,” terangnya.

Semua kerawanan yang berpotensi terjadi pada pelaksanaan Pilkada serentak, lanjutnya, bisa dicegah dan bisa diminimalisasi sedini mungkin dengan persiapan yang sudah dilakukan anggota kepolisian.
Jumlah anggota yang akan diterjunkan dalam tiap titik pengamanan, kata Kapolres, tergantung dari kebutuhan pengamanan. “Kita juga siapkan beberapa peleton di beberapa Polres Serang yang akan ditempatkan jika sewaktu-waktu ada pergeseran anggota,” pungkasnya.

(Wahyudin)

BAGIKAN