SERANG – Pihak Polda Banten akan tetap memproses kasus penggunaan narkoba jenis sabu yang dilakukan mantan Wakil Ketua DPRD Banten Jayeng Rana. Hal ini ditegaskan Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar setelah mendapat kabar bahwa Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten mengeluarkan surat untuk merehabilitasi Jayeng Rana di SPN Mandalawangi, Pandeglang selama tiga bulan ke depan.

“Statusnya masih sebagai tersangka, saat ini masa penyidikan,” ungkap Kapolda membalas pesan singkat yang dikirim radarbanten.com, Kamis (7/4/2015).

Kapolda mengatakan bahwa rekomendasi yang dikeluarkan BNN Banten untuk merehabilitasi Jayeng Rana untuk penyembuhan terhadap ketergantungan narkoba jenis sabu tidak akan berpengaruh pada proses hukum yang akan dijalani yang bersangkutan. “Proses hukum jalan terus,” tegas Kapolda.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Narkoba Polda Banten menciduk mantan Wakil ketua DPRD Banten Jayeng Rana dari kediamannya di Gang Printis, Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang. Dari kediaman Jayeng Rana, petugas hanya menemukan alat penghisap sabu yang diakui sebagai milik Jayeng Rana. (Wahyudin)

BAGIKAN