SERANG – Polda Banten masih menunggu hasil uji balistik di Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri untuk menentukan tersangka dalam kasus salah tembak yang menewaskan warga Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Titin Komariah (32). Sebelumnya, pihak keluarga Titin mendatangi Markas Polda Banten untuk mempertanyakan kelanjutan proses hukum tewasnya ibu tiga anak tersebut.

(Baca : Tewas di Sawah, Warga Panimbang Diduga Korban Salah Tembak Polisi)

“Masih berproses. Kalau kaitan masalah disiplin dalam kode etik kita minta kepada atasannya, tapi kaitan masalah pidana kita sedang mengumpulkan hasil dari laboratoriun,” ujar Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan, Selasa (14/4/2014).

Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Banten AKBP Yus Fadillah menegaskan bahwa kasus ini tidak menghentikan pidana umum yang dilakukan atas kelalaian penggunaan senjata oleh dua oknum petugas Polsek Kembangan, Jakarta Barat. “Pidana umumnya tetap berjalan. Kita tinggal menunggu hasil labfor, baru dari sana kita bisa tentukan tersangka,” jelasnya

Untuk diketahui, Titin Komariah tewas di pematang sawah tak jauh dari tempat tinggalnya setelah ditembus timah panas oknum petugas dari Polsek Kembangan, Jakarta Barat saat pengejaran begal motor pada 10 Maret lalu. Kasus ini masih belum menemukan siapa yang menjadi tersangka yang harus bertanggung jawab, karena belum keluarnaya hasil uji balistik Labfor Mabes Polri. (Wahyudin)

BAGIKAN