LEBAK – Kekeringan yang hampir dua bulan, memaksa warga Kampung Citundun Kempeng, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak memasak dengan air keruh yang diambilnya dari sumur yang cukup jauh dari tempat tinggal warga.
Tuti (35) salah seorang warga mengatakan, akibat kekeringan warga terpaksa mengambil air dari sumur yang berada cukup jauh dari tempat pemukiman warga. Kurang lebih ada 60 Kepala (KK) Keluarga yang tinggal di kampung tersebut.
“Saya terpaksa mengambil air di sumur itu, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti, untuk masak air minum, masak kopi dan sebagainya,” kata Tuti saat memasak air keruh yang diambilnya di sumur, Minggu (17/9).
Tuti menambahkan, untuk mengambil air di sumur tersebut, dirinya harus menempuh jarak sekitar 500 meter. Apalagi ada sekitar 60 KK yang mengambil air di sumur itu, sehingga bisa mengantri berjam-jam untuk giliran mengambil air.
“Airnya pun keruh, saya terpaksa memakainya karena tidak ada lagi sumber air. Ngambilnya pun mengantri, karena banyak warga juga yang membutuhkan air untuk konsumsi sehari-hari,” kata Tuti.
Kemarin ada dua mobil tangki, lanjutnya, bantuan dari pemerintah daerah tetapi dua mobil itu belum mencukupi kebutuhan warga dalam mengkonsumsi yang dibutuhkan sehari-hari.
“Saya berharap kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan kekeringan yang dialami warga disini. Bantuan sih ada kemarin dua mobil tangki tetapi belum cukup,” pungkasnya. (Omat/twokhe@gmail.com)