SERANG – Petugas Jalan Lintas (PJL) Kreta Api memblokir celah rel kereta api menggunakan paralon di rel kereta Panancangan, Kota Serang, Minggu (20/9/2015). Hal ini dilakukan menyusul banyaknya pengguna sepeda motor dan kendaraan roda empat yang menerobos celah kereta api.

Salah satu PJL Kreta Api, Abi (25) mengatakan, setiap hari banyak pengguna jalan baik yang menggunakan roda empat maupun roda dua melanggar dengan cara menerobos celah tersebut. “Banyak setiap harinya, kalau lagi, saat ada polisinyang berjaga, banyak yang dikejar polisi,” kata Abi.

Abi memutuskan menutup celah tersebut karena banyak kecelakaan yang terjadi karena pelanggaran tersebut. Yang tebaru, kata Abi terjadi malam tadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Seorang pengendara sepeda motor menabrak kereta yang sedang melintas.

“Semalem bukan bagian saya yang jaga, kata teman saya, korban lansung dilarikan ke rumah sakit. Tapi tadi pagi sekitar jam 10.00 kecelakan terjadi lagi, mobil yang merobos ditabrak oleh sepeda motor yang melintas,” katanya.

Abi melanjutkan, pemblokiran tersebut inisiatif pribadi tanpa ada perintah dari PT Kereta Api Indonesia. Namun Abi mengaku mendapatkan dukungan dari warga sekitar. “Kalau jam kerea melintas saya buka pralon-nya mas,” ujar Abi. (Bayu)