Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin

SERANG – Kepolisian mengamankan tiga orang yang diduga menjadi dalang penganiayaan dan mengarak pasangan kekasih tanpa busana di Cikupa Kabupaten Tangerang. Video pasangan kekasih yang diarak sambil telanjang tersebut sempat menjadi viral dan menggemparkan dunia maya.

Tiga orang yang diamankan kepolisian yaitu berinisial G (41), T (44) dan A (37). Ketiganya yakni Ketua RW dan dua warga sekitar yang ikut menggerebek kontrakan salah satu korban penganiayaan dan pengarakan tersebut.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler menjelaskan, Polres Tangerang Kabupaten saat ini sedang memproses kasus tersebut. Pihak kepolisian menurut Zaenudin akan memproses baik pelanggaran hukum berupa penganiayaan atau perbuatan tidak menyenangkan, maupun pelanggaran undang-undang ITE bagi yang mengupload video tersebut.

“Siapapun yang melanggar ketentuan hukum, kan tidak boleh kebal hukm di republik ini, semuanya harus diproses sesuai hukum oleh lembaga hukum yang diberikan kewenangan oleh undang-undang,” kata Zaenudin, Selasa (14/11).

Untuk pelanggaran hukum penganiayaan, ancaman hukuman bagi pelaku berupa kurungan diatas lima tahun. Sedangkan bagi yang menyebarkan video melalui media sosial ancaman hukumannya yaitu kurungan diatas tujuh tahun.

Terkait maraknya aksi main hakim sendiri oleh warga, Zaenudin mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal tersebut. Menurutnya, apapun persoalannya, lebih diserahkan kepada aparat setempat atau lembaga penegak hukum terdekat.

“Bisa laporkan ke babinsanya, atau ke polsek, atau polres terdekat. Jangan main hakim sendiri, negara kita adalah negara hukum,” kata Zaenudin. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)