MERAK – Terkait mogoknya KMP Otoseno, tak jauh dari Dermaga Lima Pelabuhan Merak PT ASDP Indonesia Ferry, saat ini proses evakuasi sudah berhasil dan sempat membuat ratusan penumpang kapal terombang-ambing selama lima jam.

Menurut Kepala Otoritas Pelayanan Pelabuhan (OPP) Merak Endi Suprasetio, kapal tersebut mengalami rusak pada kemudi utama. “Informasi yang saya dapat, kapal kerusakan kemudi, karena nakhoda memutar kemudi melebihi batas yang sudah ditentukan, akhirnya kapal tidak bisa dibelokan, namun saat ini sudah berhasil dievakuasi,” ujar Endi.

Untuk lebih jelas kerusakannya, dia menyuruh tanya langsung ke KSOP bagian inspektur marine, karena mereka sudah melakukan pemeriksaan.

Sementara itu, pihak perusahaan pelayaran KMP Otoseno belum dapat dikonfirmasi, ketika dihubungi via telephon genggamnya tidak ada jawaban.

Di tempat terpisah, Manager Usaha ASDP Merak Nana Sutisna juga membenarkan terjadi kerusakan pada kemudi utama pada kapal tersebut.

Namun hingga saat ini, lanjutnya, pihaknya belum mendapatkan berita acara dari kapal untuk mengetahui penyebab kerusakan kapal tersebut. “Jika sudah saya terima laporan, baru bisa saya menjelaskan kerusakan kapal tersebut secara detailnya, akan tetapi inspektur marine dari KSOP sudah melakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Akibat peristiwa tersebut, masih kata Nana, kapal KMP Otoseno langsung diengker-kan, dan tidak boleh operasi sampai waktu yang tidak ditentukan. (Sefrinal)