SERANG – Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Furtasan Ali Yusuf menilai, penertiban angkutan umum luar kota yang dilakukan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Serang belum maksimal. Hal ini dikarenakan penertiban tidak dibarengi dengan perbaikan infrastruktur pada terminal penyangga.

“Kalau mulai dilakukan penertiban angkutan umum dari luar kota, terlebih dahulu fasilitas yang ada di terminal itu dibenahi supaya bagus. Sekarang kan apa adanya, jadi akhirnya seada-adanya,” kata Furtasan melalui sambungan telpon seluler, Selasa (15/9/2015).

Furtasan mengatakan, seharusnya angkutan dari luar Kota diarahkan ke terminal-terminal penyangga, namun disayangkan terminal penyangga yang ada belum siap, seperti Terminal Cipocok Jaya dan Kepandean.

“Dari dulu memang yang menjadi persoalannya penataan angkutan. Semua yang masuk ke Kota Serang harus mengikuti aturan tata tertib yang ada. Yang penting konsisten dalam melakukan penertiban,” kata Furtasan.

Furtasan meminta kepada Dishubkominfo untuk melakukan pola ketegasan, dan tidak melakukan kompromi-kompromi. “Kalau kompromi-kompromi terus mana mungkin selesai persoalan ini. Karena bisa dilihat bila hari ini ditertibkan kemudian besok tidak, akhirnya melanggar lagi,” paparnya.

Diketahui, mulai 1 September ini, Dishubkominfo Kota Serang melakukan penertiban terhadap trayek angkutan luar kota yang masuk ke dalam Kota Serang, tidak diperbolehkan, dan diarahkan di terminal penyangga, seperti terminal Cipocok Jaya dan Kepandean. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN