SERANG – Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Furtasan Ali Yusuf menilai, rencana langkah Dinas Sosial (Dinsos) mengarak PSK yang sering kena razia tidak manusiawi.

“Kalau pembinaan itu manusiawi, mereka juga manusia yang harus dipenuhi hak-haknya. Kalau diarak jelas tidak manusiawi,” kata Furtasan kepada radarbanten.com melalui telpon seluler, Jumat (24/4/2015).

Dikatakan Furtasan, semestinya Dinsos melakukan antisipasi berkembangnya jumlah PSK dengan terus melakukan pembinaan keterampilan sehingga kembali tidak menjadi PSK. “Kalau mau semestinya Dinsos melakukan pendekatan secara persuasif seperti memanggil orangtua atau keluarga PSK yang terjaring oleh Dinsos. Terlepas orang Serang atau orang dari luar Serang,” katanya.

Lebih lanjut Furtasan menjelaskan, pihaknya akan mengikuti operasi terselubung penjaringan PSK di Kota Serang, hal ini untuk memastikan langkah Dinsos melakukan operasi. (Fauzan Dardiri)