SERANG – Jaja Nurjaman, pelajar asal kampung Polad, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga harus rela menggunakan perahu karet bantuan Pemkab Lebak, untuk datang ke sekolah mengikuti Ujian Tengah Semenster (UTS) di SDN 1 Pajagan, Kecamatan Sajira. Hal ini ia lakukan lantaran jembatan yang biasa digunakan melintas Sungai Ciberang roboh, Selasa (10/3/2015) kemarin.

Kepada radarbanten.com Jaja yang baru saja pulang dari sekolah mengikuti UTS, mengatakan, dirinya harus melintasi Sungai ciberang menggunakan perahu karet. “Iya tadi pagi pas mau ke sekolah naik perahu, ini juga mau pulang ke rumah bareng teman-teman,” ungkap Jaja, Rabu (11/3/2015).

Sementara itu, Kepala SDN 1 Pajagan Sabrowi mengatakan, siswanya yang tidak mengikuti UTS kali ini mencapai 12 Siswa yang berasal dari Kampung Polad, Desa Tambak Kecamatan Cimarga. “Hari ini UTS namun karena musibah kemarin 12 Siswa tidak mengikutinya, hal ini sudah dibicarakan dengan pihak Dinas Pendidikan,” kata Sabrowi.

Sabrowi mengatakan, 12 siswa yang tidak bisa mengikuti UTS akan diberikan keringanan, dan pihaknya akan mendatangi rumah siswa bila hal ini harus dilakukan. “Mudah-mudahan bisa cepat sembuh siswa-siswi kami, dan kami akan tunggu mereka sampai sembuh, mohon do’anya,” kata Sabrowi. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN