PANDEGLANG – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja’i mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan dana kampanye bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, karena saat ini masih dihitung. Hal ini sesuai dengan PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
“Jumlah dana kampanye pun, ya kita batasi pengeluaran yang maksimalnya saat ini sedang dihitung oleh kelompok kerja dana kampanye untuk disampaikan pada rakor nanti dengan tim kampanye pasangan calon,” ungkap Suja’i kepada radarbanten.com, Kamis (6/8/2015).
Kendati demikian, Suja’i menjelaskan, untuk alat peraga kampanye seperti spanduk, baliho, dan umbul-umbul dicetak oleh KPU. “Sama halnya bahan kampanye poster, flyer, pamplet, jasa advetorial atau iklan di media cetak dan elektronik sama oleh KPU,” jelas Suja’i.
Kata Suja’i, kampanye pertemuan tatap muka, rapat umum, terbatas, itu dibiaya pasangan calon dan ada juga bahan kampanye yang boleh dicetak oleh pasanganm calon seperti kaos, pin, payung, stiker, mug, dan kalender. “Tetapi ketika dikonversikan ke uang tidak boleh lebih dari Rp25 ribu,” paparnya. (Fauzan Dardiri)