Ilustrasi

LEBAK – Fikri, warga Kampung Tipar, Desa Lebak Tipar, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, meninggal dunia setelah tersambar petir saat berteduh bersama rekannya di warung milik Uce di kawasan Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Minggu (12/11) sekitar pukul 19.35 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Banten Online, korban bersama empat rekannya berangkat pukul 16.20 WIB untuk liburan ke Pantai Sawarna. Sekitar 19.15 WIB, mereka datang ke Pantai Pasir Putih. Karena hujan, korban bersama Mahfud Abidin, Idris Nuryaman, Hilman, dan Firmansyah berteduh di warung milik UCe, salah satu warung di Sawarna. Sekira 15 menit berteduh, petir menyambar stop kontak listrik di warung tersebut. Fikri yang berada tepat di samping stop kontak ikut tersambar petir.

Fikri mengalami luka bakar di bagian wajah dan badan. Ia langsung meninggal dunia di tempat. Polisi yang mendapat laporan, kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

“Ia memang ada yang tersambar petir, tadinya (petir) kena stop kontak warung dulu. Kemarin malam memang di kawasan Sawarna diguyur hujan lebat disertai petir. Kemarin polisi sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi dan mengevakuasi korban. Kini korban telah dipulangkan ke rumahnya di Lebak Tipar,” kata Kapolsek Bayah AKP Sadimun saat dihubungi Radar Banten Online, Senin (13/11) pagi.

Ketua Balawista Lebak Erwin Komara Sukma mengatakan, korban dan empat orang rekannya memang akan bermain ke Sawarna. Namun musibah tak ada yang menduga. Jenazah Fikri sudah dipulangkan ke kampung halamannya.

“Kami ikut berduka atas musibah yang menimpa Fikri yang akan berkunjung ke Sawarna,” ungkapnya. (Omat/twokhe@gmail.com)