Lebak Kekurangan Hewan Kurban

LEBAK – Permintaan hewan kurban menjelang Bulan Ddzulhijjah memang sangat tinggi dibandingkan bulan biasanya. Banyaknya permintaan masyarakat untuk hewan kurban, memaksa penjual atau peternak yang ada di Kabupaten Lebak mengambil atau membeli dari luar daerah seperti Garut, Cianjur, Sukabumi dan kota lainnya.

Kepala Dinas Peternakan Lebak Iman Santoso mengakui terhadap kurangnya jumlah hewan kurban khususnya untuk kambing. “Kalau sapi dan kerbau masih tercukupi, tapi untuk kambing kita masih kekurangan. Kebanyakan penjual mengambil dari luar kota Rangkasbitung,” ujarnya saat ditemui Radar Banten Online di kantornya, Jumat (11/8).

Iman mengatakan, pihaknya masih mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan saat menjelang hari raya Idul Adha.

Sementara itu penjual hewan kurban Ato mengatakan, ia mengambil hewan kurban yaitu kambing dari Kota Cianjur, karena di Lebak sendiri masih sedikit dan belum memenuhi standar hewan kurban.

“Saya ngambil kambing dari Cianjur, karena di Lebak masih sedikit dan hewannya masih kurang baik,” ujar Ato.

Ato menambahkan, ia sengaja mengambil dari luar kota, karena di Lebak jumlah kambing tidak memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin berkurban.

“Hampir 800 ekor lebih kambing habis terjual. Kalau per hari saya hampir 20 kambing terjual. Nah, kalau sudah mepet menjelang hari rayanya, seminggu sebelumnya itu per hari sampai seratus ekor kambing,” ucap Ato. (Omat/twokhe@gmail.com)