SERANG – Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) VII di Tangerang, Jumat—Minggu (13-15/10).

Rakerda antara lain membahas dan merumuskan program kerja tahun 2018. Antara lain meningkatkan mutu bacaan imam masjid dan musala, meningkatkan metodologi pengajaran Alquran bagi guru agama di sekolah umum, guru ngaji di masyarakat, dan guru TPA serta TPQ, mencetak kembali mushaf Alquran Albantani, rekaman peserta terbaik MTQ nasional dan internasional, serta MTQ pelajar tingkat SLTA cabang fahmil Quran dan syarhil Quran.

“Program tahun 2018 ada program lanjutan tahun 2017 dan program baru,” kara Ketua Harian LPTQ Banten Syibli Syarjaya.

Ia mengatakan, selain membahas program kerja, juga menghadirkan narasumber untuk memberikan wawasan kepada pengurus. Antara lain Sekretaris Daerah Banten yang juga Ketua Umum LPTQ Provinsi Banten Ranta Soeharta yang menyampaikan materi tentang kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan pembinaan lembaga keagamaan LPTQ Provinsi Banten. Kemudian Prof. Dr. H. Muhammadiyah Amin, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI yang juga Ketua Umum LPTQ Tingkat Nasional yang menyampaikan ceramah tentang Kebijakan LPTQ Nasional dalam pembinaan dan pengembangan kelembagaan LPTQ dan MTQ/STQ yang berkualitas, profesional, dan inovatif. Bazari Syam, Kepala Kementerian Agama Provinsi Banten akan menyampaikan materi tentang kebijakan Kementerian Agama dalam meningkatkan minat baca-tulis Alquran bagi masyarakat Banten.

“Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan dan memperluas peran LPTQ Tingkat Provinsi Banten dalam mewujudkan masyarakat Banten yang memiliki pengetahuan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan kitab suci Alquran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ungkapnya, Jumat (13/10).

Tujuan lainnya, lanjut dia, mengevaluasi pelaksanaan program kerja LPTQ Tingkat Provinsi Banten dan LPTQ Tingkat Kabupaten/Kota se-Banten, menetapkan rencana kerja LPTQ Tingkat Provinsi Banten untuk satu tahun ke depan, merancang rencana kerja LPTQ Tingkat Provinsi Banten untuk dua tahun ke depan, membangun sinergisitas antara LPTQ Tingkat Provinsi Banten dengan instansi atau unit kerja terkait, memperkuat koordinasi antara LPTQ Tingkat Provinsi Banten dengan/dan antar-LPTQ Tingkat Kabupaten/Kota se-Banten, serta merespons persoalan-persoalan aktual terkait tugas dan kewenangan LPTQ Tingkat Provinsi Banten dalam program pengembangan dan pembinaan Alquran di Banten. (Aas)