Mak Comblang, Hati-hati Aja

0
11906

BUAT sebagian orang, perkara mencari pasangan emang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Entah karena kriteria yang terlalu banyak atau malah malas melakukan movement untuk memulai pendekatan. Pada saat-saat seperti itu, kamu bisa mencoba sebuah percomblangan.

Mak Comblang Berbayar, Lucu Aja

Mak comblang? Sobat Zetizen pasti nggak asing lagi dengan istilah satu ini. Apalagi, Melly Goeslaw sejak zaman abege sudah happy banget nyanyi lagu ini.

Keberadaan mak comblang, penting banget sebagai perantara cinta untuk orang yang malu-malu mengungkapkan rasa. Mak comblang sebagai pihak ketiga bermanfaat mempercepat penyatuan dua orang dari tahap pendekatan sampai jadian. Ih solusi banget, Sob.

Eits, tapi jangan asal pilih, sekalipun teman deket. Banyak kasusnya loh, mak comblang malah jadian sama gebetan. Kalau sudah begini, jadi miris. So, kalau mau cari mak comblang, pilih orang yang sangat kalian kenal dan percayai, pandai menjaga rahasia, pandai berkomunikasi dan bersosialisasi serta dan poin terakhir tak suka menelikung. Sedap!

Eh, tapi kepikiran nggak sih, menjadikan mak comblang ini sebagai lahan usaha. Duh lucunya. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Sekalinya niat menolong, tapi malah dapat uang. Bikin jasa layanan mak comblang berbayar ala-ala gitu.

Loh, kenapa nggak? Dengan keahlian yang dimiliki, kalian nggak cuma bisa membantu teman mencari cinta sejatinya, tapi juga punya pemasukan dari nyomblangin teman. Ide bagus, Guys?

Menurut Via Lestari, siswi SMAN 1 Bojonegara bilang, menjadi mak comblang berbayar bukan orang sembarangan. “Dia harus punya banyak pengalaman pernah nyomblangin dan berhasil sampai jadian. Pengin sih coba, tapi kayaknya aku belum berbakat banget deh. Tapi, bisa dibilang nggak jauh kayak biro jodoh. Kalau buka jasa begituan kira-kira ada yang mau nggak yah? Secara anak sekolah, uangnya yah secukupnya. Tapi, bisa tuh berbayarnya lewat makan atau ajakin jalan-jalan, kan lumayan juga tuh,” ujarnya.

Feri Ferdiansyah, siswa SMAN 4 Kota Serang bilang, nggak berinisiatif buat buka jasa beginian. “Tapi kalau misalnya ada, boleh deh gabung ikutan, lumayankan buat tambahan jajan. Tapi, sejauh ini belum ada pengalaman sih nyomblangin teman. Kalau minta dicomblangin pernah. Kalau di sekolah, ada yang berhasil nyomblangin teman, paling juga dibayar traktiran. Tapi, itu juga termasuk berbayar juga deh,” katanya.

Yups guys, nggak ada salahnya sih buka jasa mak comblang. Asalkan cara-caranya masih sehat ya. Lumayan loh, punya penghasilan tambahan, hihihi. So, uang jajan dari orangtua tetap utuh deh.

Plus Minus

Pakai jasa orang pasti punya positif dan negatifnya dong meski menangani urusan cinta-cintaan. Makcomblang juga manusia yang kadang nggak sempurna, guys. Sebab, kesempurnaan hanya milik Rizky Febian. Penasaran apa aja plus minusnya dicomblangin? Langsung aja simak nih!

PLUS

Biro Pacar Sekaligus Tempat Curhat
Salah satu fasilitas plus-plus yang bisa kita dapat adalah curhat alias minta solusi sama si makcomblang. Misalnya nih, minta tip enaknya PDKT pakai cara apa, membaca arti sikap doi selama dicomblangin, hingga tip nembak anti ditolak. Makcomblang dijamin always listening dan always understanding deh, hehe..

Nggak Perlu Berburu Sendiri
Peran makcomblang sangat membantu banget buat kalian yang nggak tahu arah mencari tambatan hati. Daripada frustrasi cari pacar lewat aplikasi yang keakuratan infonya nggak bisa dipertanggungjawabkan. Makcomblang udah seperti senjata kita untuk berburu pasangan. Ada yang cocok langsung deh minta dicomblangin. Keberhasilannya juga lebih besar loh.

Target Jelas dan Akurat
Keuntungan selanjutnya dicomblangin tuh, kita nggak perlu insecure sama latar belakang doi. Sebab, kita bisa kepoin semuanya tentang target ke makcomblang. Bahkan hal-hal sepele seperti ukuran nomor sepatu atau ukuran minus kacamata si doi. Kali aja kan kita mau kasih surprise pas ulang tahun sekalian ngajak jadian.

Minus

Rawan Ditikung
Udah bukan rahasia hal satu ini rawan terjadi sama orang-orang yang dicomblangin. Gimana enggak ditikung, orang target aja justru lebih dekat sama makcomblang ketimbang kita. So, dalam memilih makcomblang, kita pun harus berhati-hati. Mending cari makcomblang yang udah punya pacar deh, hehe.

Awas Tukang Gosip
Hati-hati juga nih kalau menemui makcomblang yang terkenal tukang gosip di lingkungannya. Emang sih, kepintarannya berbicara bikin target tertarik sama kita. But, sikap hobi ngomongnya bisa merugikan kalian tuh. Apalagi kalau si makcomblang tiba-tiba keceplosan ngomongin masalah percintaan kalian yang lagi PDKT sama teman si makcomblang. Yang ada, kalian malah menjadi bahan gosipan teman-teman satu sekolah.

Kelihatan Jomblo Sejati
Fakta menyedihkan selanjutnya adalah anak-anak yang dicomblangin juga erat banget sama image ’’jomblo ngenes’’. Sebab, menurut riset nggak ilmiah, orang-orang yang akhirnya dicomblangi adalah mereka yang udah terlalu lama sendiri dan lupa cara PDKT atau berburu tambatan hati. Bahkan cenderung hopeless dan nggak laku. Ups.(zet/dila-zetizen/zee)