JAKARTA – Majunya Anggota DPR RI yang juga Calon Legislatif (Caleg) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dimyati Natakusuma sebagai calon Hakim (Cakim) Konstitusi membuat khawatir Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali.

Ketum partai yang juga Menteri Agama RI menilai Dimyati yang juga mantan Bupati Pandeglang itu merupakan kader PPP yang potensial dan bisa meraih banyak kursi dalam Pileg di daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta III, terutama Jakarta Barat.

“Jadi kalau kemudian jadi hakim MK, saya khawatir potensi itu hilang. Itu yang saya sesalkan. Apalagi sekarang ada alergi, kalau kader parpol jadi hakim konstitusi. Jadi, ya begitu,” kata Suryadharma Ali di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (3/3/2014).

Saat ditanya apakah dirinya selaku Ketum PPP meminta Dimyati membatalkan niatnya jadi cakim konstitusi, menteri yang akrab disapan SDA itu mengaku hanya memberi pertimbangan kepada kadernya.

“Bukan minta dibatalkan. Saya kan patut berikan pertimbangan. Memang minta ijin dan saya ijinkan, lalu beberapa hari saya smpaikan, sayang kalau Pak Dim (Dimyati) maju, karena berpotensi memperoleh kursi di Jakbar (Jakarta Barat). Khawatir kursi tidak diperoleh,” jelasnya. (jpnn)

BAGIKAN