Mendagri Tjahjo Kumolo, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany (tengah) dan Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata (kiri) memukul gong, tanda dibukanya Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017, di ICE BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/9).

TANGERANG – Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 resmi dibuka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/9).

Acara yang digagas Real Estate Indonesia (REI) dan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini akan berlangsung hingga 24 September. Selain acara rakernas REI, pameran ini juga menghadirkan sejumlah model kota masa depan (future city model) dan juga penawaran properti yang disuguhkan sejumlah pengembang.

Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata mengatakan, hadirnya Indonesia Future City & REI Mega Expo 2017 ini sebagai momentum membangun industri properti tanah air. Sekaligus dukungan kepada program 1 juta rumah murah di delapan provinsi yang dicanangkan Presiden Jokowi, salah satunya melalui program rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

”Ini bisa dijadikan sebagai momentum dalam mewujudkan program tersebut. Sebab, di pameran ini semua bertemu, baik pemerintah maupun swasta (pengembang) untuk mencarikan solusi dan perencanaan mempercepat tercapainya pembangunan kota masa depan di Indonesia,” kata Soelaeman.

Ditambahkan, pembangunan perkotaan masa depan menjadi fokus utama pemerintah. Hal tersebut dikarenakan akan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembangunan di Indonesia.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengungkap kan, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bisa melakukan sinkronisasi kebijakan agar tidak menyulitkan pihak swasta dalam melakukan pembangunan, terutama pembangunan perumahan yang ketersediaannya semakin dibutuhkan masyarakat.

”Pemerintah pusat dan daerah jangan hambat orang untuk kerja sama (investasi). Sekarang banyak swasta yang ingin membangun, tapi banyak hambatan perizinan. Termasuk memperkuat konsolidasi dengan pihak perbankan,” ungkapnya.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diani juga me nekankan hal yang sama. Namun dirinya menyebut bahwa dengan mempercepat pembangunan perkotaan masa depan di Indonesia harus diiringi dengan konsep smart city yang di dalamnya ada Infrastructure & Information Communication Technology (IICT).

Sejumlah pengembang yang hadir di pameran ini, di antaranya Sinarmas Group, Lippo Group, Agung Podomoro Group, Jababeka, Ciputra Group, Metland, Alam Sutera. Pengunjung juga akan dihibur dengan sejumlah acara, seperti pawai budaya, streetart festival, food festival, cooking demo, dan penampilan artis ternama ibukota. Pameran ini juga terbuka untuk umum. Tanpa dipungut biaya. (ADE MAULANA/RBG)