PSSI berusaha memutar kembali ISL. Tujuannya, agar mereka bisa meyakinkan FIFA bahwa mereka sudah berhasil menaklukkan pemerintah dan membuat Indonesia tunduk penuh ke FIFA.

La Nyalla Mattalitti, ketua umum versi KLB Surabaya, mengaku sambil jalankan kompetisi, akan terus melakukan komunikasi dengan FIFA. Karena itu, saat ini mereka sedang gerak cepat untuk bisa menaklukkan kepolisian agar izin pertandingan keluar.

“Kalau bisa hari ini juga kami bertemu dengan kepolisian (Mabes Polri). Tapi tentu kami harus membawa surat putusan PTUN. Ini perlu karena kepolisian mungkin belum mengetahuinya,” katanya, Rabu (15/7).

Nyalla juga memastikan, bahwa ISL akan dimulai pada pertengahan Oktober mendatang. Itu setelah PSSI berkomunikasi dengan PT Liga Indonesia (LI), selaku operator kompetisi PSSI.

Sementara itu, Staf Khusus Kemenpora Khusen Yusuf langsung angkat bicara terkait sikap PSSI. Baginya, proses persidangan masih panjang, dan keputusan belum Incraht (tetap) setelah Kemenpora Banding.

“Jadi ya SK itu terus berlaku. Kami juga akan komunikasi dengan kepolisian. Agar sepak bola ini baik dulu pengelolaan dan manajemennya, baru kompetisi di jalankan lagi. Agar tak terjadi masalah-masalah yang berulang di tengah kompetisi jalan,” tuturnya. (dkk/jpnn)