NEW YORK – Sulaiman Abu Ghaith, menantu teroris nomor wahid mendiang Osama bin Laden menjalani persidangan di pengadilan New York Amerika Rabu (5/3/2014) waktu setempat. Dalam persidangan itu didakwa melakukan konspirasi untuk membunuh orang-orang Amerika sebelum penyerangan WTC 11 September 2011.

Abu Ghaith termasuk salah satu pentolan teroris rangking satu yang diburu dan diadili AS. Kini dia ditahan di salah satu penjara paling “angker” di Teluk Guantanamo.

Jaksa mengatakan, Abu Ghaith muncul dalam video dengan Osama bin Laden sehari setelah serangan 11 September 2001 di New York dan Washington DC yang menewaskan hampir 3.000 orang.

Bahkan, Wakil Jaksa di New York, Nicholas Lewin menggambarkan Abu Ghaith sebegai orator ulung. Dia kerap muncul bersama Obama untuk memberikan semangat kepada orang-orang yang menjalani pelatihan-pelatihan Al-Qaida beberapa bulan sebelum penyerangan 11 September.

“Dia menyerukan jihad melawan Yahudi, warga Kristiani dan Amerika,” kata dia Lewin. Karena itulah dia didakwa lantaran dianggap melakukan pembunuhan dengan kata-katanya.

Menurut Aljazeera, Abu Ghaith yang menikah dengan, Fatima, anak Obama itu pernah didapuk menjadi juru bicara Al-Qaeda. (JPNN)