TANGERANG – Nada tantangan diungkapkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kepada Pemerintah Provinsi Banten. Nada tantangan tersebut berkaitan dengan kondisi kekeringan yang menimpa Provinsi Banten.

“Khusus di Banten, untuk menyikapi kekeringan, jangka pendeknya kami akan salurkan bantuan pompa air dan sudah berkoordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk membuat hujan buatan. Sedangkan jangka panjangnya yaitu pembuatan sumur dangkal, Pemprov dan Pemda siap tidak? Jika siap hari ini kami sudah siapkan anggaran,” tegas Mentan saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tangerang, Kamis (13/8/2015).

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, kondisi terakhir, kekeringan melanda 21 ribu hektare lahan, sedangkan yang telah ditetapkan puso sebanyak 200 hektare.

Sejumlah bantuan air sudah dilakukan oleh Pemprov Banten, dalam hal ini disalurkan oleh BPBD Provinsi Banten. Selain itu, pihaknya pun telah menyiapka 15 ton benih padi yang siap disebar awal September nanti.

Terkait tantangan Mentan untuk membuat sumur dangkal tersebut, sampai berita ini dituunkan, radarbanten.com belum mendapatkan komentar dari Gubernur Banten Rano Karno maupun pejabat daerah lainnya. (Bayu)