Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Kerawang, Akhmad Marjuki-Tubagus Dedi Suwandi Gumelar (Miing Bagito) akhirnya resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang, Senin (27/7).

Sebagai tokoh politik nasional, Miing mengaku siap turun gunung membantu Marjuki untuk membangun Karawang.

Kepada awak media di sela-sela pendaftaran, Senin (27/7) Miing mengaku, untuk mendampingi Marjuki telah membawa 2 bekal utama, yaitu gagasan untuk meningkatkan kualitas lahan pekerjaan bagi masyarakat dan berjanji tidak akan korupsi.

“Angka Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Karawang itu masih sangat tinggi. Padahal ada zona industri yang sangat besar. Inilah yang harus dibenahi,” jelasnya.

Sedikit berkelakar, Miing yang juga dikenal sebagai mantan komedian tahun 90-an ini, merasa dirinya dan Marjuki sudah memiliki tingkat ekonomi yang cukup tinggi. Dengan bekal itu, maka korupsi dijanjikan Miing akan menjadi hal yang sangat mustahil.

“Kalau kami jadi enggak ada itu korupsi. Uang kita sudah lebih dari cukup,” ujarnya.

Sementara itu, Marjuki mengaku memiliki banyak hutang kepada masyarakat Karawang. Selama lebih dari 21 tahun, dirinya melakukan aktivitas bisnis di kabupaten lumbung padi ini, maka dari itu dirinya merasa harus mengembalikan hasil bisnisnya dengan membangun Karawang.

“Saya belum tenang kalau belum melihat kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Pasangan Marjuki dan Miing menamakan diri sebagai “HAMIDA” ( H. Akhmad Marjuki – Miing Untuk Anda) ini diusung oleh 3 partai, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hanura, dan Partai Partai Bulan Bintang (PBB).(maf/din/JPNN)
BAGIKAN