SERANG – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang berencana akan menerapkan pemerintahan padat modal. Hal ini dilakukan menyusul ditiadakannya penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB).

“Berkaitan dengan rencana itu (moratorium seleksi CPNS-red), kita akan mengantisipasi dengan penggunaan teknologi padat karya atau padat modal. Tetapi mau tidak mau Pemkot akan mengarah kepada padat modal. Meskipun di sisi lain nantinya menutup peluang orang menjadi PNS,” ungkap Kepala BKD Kota Serang Yoyo Wicahyono, Kamis (19/6/2015).

Yoyo mengatakan,pilihan pemerintahan dengan padat modal diharapkan dapat memangkas jumlah kebutuhan pegawai karena dengan memanfatkan perangkat komputer berbasis online yang dikerjakan oleh 60 pegawai, dapat melayani kebutuhan 6.000 pegawai.

“Saya bermimpi membuat sebuah terobosan teknologi yang memudahkan pelayanan online. Sehingga semua pelayanan dari seluruh SKPD akan terintegrasi dengan BKD. Jadi SKPD tidak usah lagi minta staf. Sekarang kan bikin surat ribet tanda tangan sana sini. Kita bisa contoh di Surabaya, jadi saya bisa tahu berapa surat yang diselesaikan oleh Staf atau Kasubag,” kata Yoyo.

Sementara itu, menanggapi dihapusnya penerimaan CPNS pada tahun ini, Yoyo mengatakan bahwa hal tersebut baru sebatas pernyataan dari Menpan RB, karena hingga kini pihaknya tidak menerima surat resmi dari Kemenpan-RB.

“Dulu juga Menpan bilang lima tahun moratorium, tetapi berubah lagi, berubah lagi. Kita sebelum hitam di atas putih belum bisa ambil keputusan,” katanya. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN