Kita hidup dalam dunia yang penuh simpang siur, tak terkecuali dalam hal kesehatan. Beberapa mitos bahkan membuat penyandang sebuah penyakit bisa tenggelam dalam negativitas lantaran kehilangan semangat hidup.

Nah, soal diabetes, inilah sejumlah mitos yang mesti dibongkar, seperti dilansir laman India Times, Minggu (27/9).

Mitos 1: Hanya anak-anak dan remaja muda mengembangkan diabetes tipe 1

Fakta: Diabetes tipe 1 terjadi paling sering pada anak-anak berusia antara 7 sampai 13 tahun tetapi bisa juga terjadi pada mereka yang berusia lebih tua.

Mitos 2: Anak-anak tidak pernah terjangkit diabetes tipe 2

Fakta: Meskipun diabetes tipe 2 biasanya didiagnosis pada usia dewasa, namun dengan meningkatnya obesitas dan perubahan gaya hidup telah mengakibatkan peningkatan diabetes di kalangan orang dewasa muda dan bahkan anak-anak.

Mitos 3: Penderita diabetes tipe 2 harus menggunakan insulin selamanya

Fakta: Dosis insulin dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk jenis diabetes, berat badan dan faktor lainnya.

Mitos 4: Obat oral lebih baik daripada insulin

Fakta: Orang dengan diabetes tipe 1 harus menggunakan insulin. Bagi orang-orang dengan diabetes tipe 2 keputusan tentang apakah obat-obat oral atau insulin adalah pilihan yang lebih baik akan tergantung pada beberapa faktor termasuk durasi diabetes, kontrol diabetes, komplikasi diabetes dan kondisi kesehatan lainnya.

Mitos 5: Insulin akan mengakibatkan pertambahan berat badan

Fakta: Ya, Insulin dan berat badan sering berjalan beriringan, tapi kontrol berat badan sangat penting. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat perubahan gaya hidup pada saat Anda mulai menggunakan insulin untuk meminimalkan kenaikan berat badan.

Mitos 6: Wanita lebih rentan terhadap diabetes

Fakta: Penelitian telah menunjukkan bahwa diabetes tipe I tidak menunjukkan bias pada perempuan. Rasio jenis kelamin keseluruhan kurang lebih sama pada anak-anak yang didiagnosis di bawah usia 15 tahun.

Mitos 7: Diabetes adalah menular

Fakta: Kita tahu diabetes tidak menular. Tidak bisa menular seperti pilek atau flu. Tampaknya ada beberapa hubungan genetik pada diabetes, terutama diabetes tipe 2. Faktor gaya hidup juga berperan.

Mitos 8: Pra-Diabetes tidak bisa disembuhkan

Fakta: Pengobatan dini benar-benar bisa mengembalikan kadar glukosa darah ke kisaran normal.

Mitos 9: Junk food dan minuman manis tidak meningkatkan risiko diabetes

Fakta: Obesitas merupakan penyebab diabetes. Ada bukti yang meyakinkan bahwa junk food adalah penyebab utama obesitas dan junk food juga terkait dengan diabetes. Minuman ringan dan junk food meningkatkan glukosa darah dan bisa memberikan beberapa ratus kalori dalam satu porsi.(fny/jpnn)