SERANG – Lagi-lagi rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten molor dari waktu yang ditetapkan dan diwarnai banyaknya anggota dewan yang membolos. Dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Banten, 20 anggota dewan bolos dan rapat molor selama satu jam dari agenda yang ditetapkan.

“Jumlah total, hadir 65 anggota, dan tidak hadir 20 anggota,” kata pembawa acara membacakan daftar hadir wakil rakyat sebelum rapat paripurna dimulai, Senin (21/9/2015).

Pantauan radrbanten.com, Gubernur Banten Rano Karno sendiri baru datang di ruang paripurna padak pukul 11.00 WIB, sedangkan dalam agenda, rapat seharusnya dimulai pada pukul 10.00 WIB.

Informasi yang dihimpun radarbanten.com, terlambatnya Rano Karno karena menghadiri agenda pertemuan yang digagas oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Banten.

Adapun tiga raperda yang disampaikan adalah Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi Banten tahun anggaran 2015, Raperda tentang Pembentukan Struktur Oranisasi dan Tataa Kerja Rumah Sakit Umun Daerah Malingping, dan Raperda tentang Retribusi Pelayanan Kesehatan. (Bayu)