BIRMINGHAM — Pasangan Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir berhasil menjuarai All England Super Series Premier 2014 setelah di final mengalahkan pasangan China, Zhang Nan-Zhao Yunlei di National Indoor Arena Birmingham, Minggu (10/3) malam WIB.

Hebatnya, OWi-Butet berhasil menjuarai turnamen ini tiga kali berturut-turut. Sebab sebelumnya, Owi-Butet menjuarai turnamen ini pada tahun 2012 dan 2013.

Menghadapi Zhang-Yunlei, Juara BWF Super Series Final 2013 itu sempat tertinggal lebih dahulu 6-9 di awal set pertama. Tapi Owi-Butet kemudian berhasil membalikkan keadaan menjadi 11-10 di paruh pertama set pertama.

Selanjutnya pasangan China sempat kembali berhasil melawati pasangan Indonesia 11-12. Beruntung, berkat permainan sabar dan konsisten, Owi-Butet berhasil membuat kedudukan di angka 12-12.

Pasangan Owi-Butet terus menuai poin berkat defense dan smash sempurna dari kedua pemain Indonesia. Sebaliknya, pasangan China sering melakukan kesalahan. Set pertama akhirnya dimenangkan Owi-Butet dengan skor 21-13.

Pasangan Indonesia mendominasi di awal set kedua dan langsung unggul dengan skor 5-1. Sempat unggul dengan margin 6 poin, Owi-Butet mampu tampil konsisten hingga paruh pertama set kedua berakhir dengan skor 11-7.

Pasangan China Zhang Nan-Zhao Yunlei berhasil menipiskan jarak menjadi 15-12 akibat tiga kesalahan berturut-turut yang dilakukan pasangan Indonesia. Namun kemudian, Owi-Butet kembali menjauh di angka 18-14 lalu kemudian mengakhiri set kedua pada kedudukan 21-17.

Keberhasilan Owi-Butet melengkapi kesuksesan Indonesia di turnamen All England 2014. Pada sektor ganda putra pasangan Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan juga menjadi juara setelah di final mengalahkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo-Kenichi Hayakawa. (jpnn)