CILEGON – Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi kembali melontarkan pernyataan terkait dengan rencananya yang akan meletakkan jabatan sebagai Walikota Cilegon pada 20 Juli mendatang di undangan acara Isra Miraj di halaman Kantor Walikota Cilegon, Selasa (12/5/2015).

Iman menuturkan, kendati tak lagi menjabat sebagai walikota pasca berakhirnya masa jabatannya itu, Iman mengaku masih bersedia membangun komunikasi secara intens dengan warga. “Setelah 20 Juli, SK saya sebagai walikota habis. Tapi saya kira suasana kebatinan antara saya dengan masyarakat tetap dekat. Jadi kalau mau mengundang acara pembangunan masjid, mushalla, Insya Allah saya siap membantu. Saya tidak tergantung jabatan,” ujarnya dalam sambutan.

Pantauan radarbanten.com, bukan kali ini saja Iman berpamitan terkait berakhirnya masa jabatannya itu. Di beberapa kesempatan lain, termasuk launching pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pada Senin (11/5/2015) kemarin, Iman juga menyatakan hal yang sama dan mengajak warga untuk melanjutkan program pembangunan yang sudah ia lakukan selama menjabat sejak 2010 itu.
Pernyataan Iman itu diduga sengaja digunakan Iman yang akan menjadi incumbent lantaran kembali maju dalam bursa Pilkada Cilegon 9 Desember mendatang itu. “Kedepan, saya berharap program yang sudah berjalan harus dipertahankan, bila perlu ditingkatkan. Seperti honor guru madrasah, pendidikan gratis, santunan kematian, subsidi beras raskin, dan yang terkahir yaitu pembebasan PBB-P2 untuk warga wajib pajak yang kurang beruntung,” katanya. (Devi Krisna)