CILEGON – Ketua Panwaslu Kota Cilegon, Achmad Achrom menegaskan, Kota Cilegon masuk dalam kelompok aman untuk pelaksanaan Pilkada 9 Desember mendatang. Pernyataan itu ia ungkapkan berdasarkan hasil rapat launching dan diskusi Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) di Jakarta belum lama.

“(Pilkada) Cilegon masih aman. Kajian kami, lebih kepada sejumlah penyelenggaraan pemilu sebelumnya, seperti Pilpres dan Pileg. Semua berjalan aman,” katanya, Sabtu (5/9/2015).

Kendati demikian, dirinya tidak menampik, pada Pilkada 2010 silam, terjadi gesekan antara kalangan pendukung pasangan calon dan sempat menimbulkan kerawanan pada saat itu.

“Dalam diskusi kami dengan Bawaslu, kita lebih membahas bagaimana langkah-langkah kita mengantisipasi kerawanan itu, tindakannya seperti apa, lalu bagaimana koordinasi dengan penyelenggara, stakeholder dan masyarakat, jadi sifatnya lebih kepada preventif. Contohnya bagaimana mengantisipasi dan mendeteksi keterlibatan PNS, TNI, dan Polri,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo menegaskan, kendati Pilkada Cilegon akan berlangsung aman, namun sejauh ini pihaknyapun sudah melakukan pemetaan-pemetaan terhadap potensi terjadinya konflik yang dapat memicu terjadinya kerawanan.

“Sejauh ini kita belum melihat adanya potensi kerawanan (Pilkada). Namun demikian, kita tetap melaksanakan pengamanan secara maksimal. Saya yakin, Pilkada ini akan dapat berjalan aman, apalagi kita juga dibantu oleh penyelenggara pemilu, TNI maupun Pemerintah Kota,” tandasnya. (Devi Krisna)