CILEGON – Kendati tidak menemukan adanya kegiatan yang bersifat money politics, namun Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cilegon menyoroti masih adanya pelanggaran lalu lintas dan keterlibatan anak-anak di bawah umur pada kampanye terbuka yang dilakukan oleh partai politik.

Seperti yang terpantau pada kampanye terbuka Partai Gerindra yang dipusatkan di lapangan Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Senin (24/3) sore.”Kami tetap mengacu pada aturan karena ini sudah melakukan pelanggaran administrasi, pelanggaran ini akan kami rekomendasikan ke KPU,” ujar Achmad Achrom, Ketua Panwaslu Kota Cilegon.

Lebih jauh dirinya membantah anggapan bila pihaknya dinilai kurang maksimal dalam melakukan sosialisasi peraturan dan larangan yang dilakukan dalam kampanye kepada partai politik.”Saya kira mereka punya alasan yang jelas mengapa melibatkan anak-anak itu,” sambungnya.

Dirinya menegaskan, karena pelanggaran itu bersifat administratif, maka pihaknya akan tetap menyerahkan rekomendasi ke KPU Kota Cilegon. Sementara, berdasarkan pantauan radarbanten.com di lokasi, anak anak yang mengikuti kampanye terbuka itu pun tampak bersama rombongannya tanpa pendampingan orang tua mereka. (Devi Krisna)***

BAGIKAN
Just another simply photojournalist