Para Pekerja Diwajibkan Daftar BPJS Ketenagakerjaan

Didin Haryono

LEBAK – Para pekerja yang berasal dari pemerintahan maupun swasta diimbau untuk mendaftarkan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Lantaran dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja bisa fokus bekerja tanpa mengkhawatirkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Pemasaran Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Banten Didin Haryono mengatakan, pemerintah daerah seharusnya betul-betul mendorong agar seluruh pegawai baik itu pekerja honorer, perangkat desa hingga pekerja buruh untuk segera mendaftarkan menjadi peserta, sehingga nantinya keselamatan para pekerja dan kesehatannya bisa terjamin oleh instansinya sendiri.

“Kita harus menjaga keselamatan hidup, dari hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu, saya harap pemerintah daerah maupun para pengusaha agar segera mendaftarkan para pekerjanya jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena hal itu sangat penting untul melindungi para pekerja dari berbagai risiko,” Kata Didin saat beraudiensi dengan wartawan di Jalan Abdi Negara, Rabu (11/10).

Tambahnya, keharusan pegawai untuk menjadi peserta BPJS sudah sesuai dengan aturan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan Peraturan Pemerintah Nomor 44, 45 dam 46. “Kenapa diwajibkan, karena itu sudah ada peraturan perundang-undangananya. Selain itu juga, untuk menjaga keselamatan para pegawai juga,” tegas Didin.

Di Lebak sendiri, lanjutnya, masih banyak yang belum mendaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, harapannya kepada para perusahaan ataupun pemerintah untuk segera mungkin mendaftarkannya.

“Harapan kami adalah tidak ada satupun tenaga kerja yang tidak mendapatkan perlindungan keselamatan dalam bekerja, itu adalah sudah hak mereka mendapatkan perlindungan keselamatan, baik itu risiko kecelakaan, resiko kematian hingga jaminan tua dan pensiun,” ujarnya. (Omat/twokhe@gmail.com)