Ilustrasi

PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang akan memulai rangkaian salah satu tahapan terpenting dalam Pilkada 9 Desember mendatang, yakni debat pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati pada tanggal 14 November mendatang.

“Dalam debat terbuka ini, semua pasangan calon akan menyampaikan visi-misi dan program-programnya kepada pemilih,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Sujai, Selasa (10/11/2015).

Suja’i menjelaskan, pelaksanaan debat kandidat sebagaimana telah diatur dalam PKPU Nomor 7 tahun 2015 tentang kampanye Pasal 22, yang menyebutkan bahwa pihak penyelenggara pemilu diwajibkan untuk memfasilitasi media kampanye debat calon. “Nantinya debat akan dilaksanakan secara terbuka sehingga dapat disaksikan secara luas oleh pemilih. Adapun jadwal pelaksanaan debat akan dilakukan sebanyak 3 kali, yakni tanggal 14 dan 21 November serta 4 Desember,” jelas Suja’i.

Sedangkan mekanisme debat, lanjut Suj’ai, KPU akan membagi dalam 4 segmen, diantaranya penyampaian visi dan misi, pertanyaan dari calon ke calon, serta closing statement dari setiap calon. Sujai mengatakan, debat terbuka pertama nanti akan ditayangkan di televisi nasional. Sementara 2 jadwal debat lainnya, akan ditayangkan di salah satu televisi lokal.

Sujai menambahkan, dalam debat kandidat pasangan calon, KPU memperkenankan setiap pasangan calon untuk membawa tim pendukungnya. Namun hal itu akan dibatasi, sesuai dengan kapasitas studio. Kendati demikian, dalam debat kandidat kali ini, terdapat perbedaan dibandingkan debat pada pemilu sebelumnya. “Dimana pemilu kali ini, debat tidak menghadirkan tim panelis. Jadi, debat kandidat hanya dipandu oleh seorang moderator, sehingga seluruh pertanyaan nantinya hanya akan dilontarkan oleh moderator,” katanya.

Sujai berharap, melalui debat kandidat tersebut ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang tahun 2015, dapat memaparkan segala visi misinya dengan baik, sehingga dapat meyakinkan pemilih untuk menentukan pilihannya. (Fauzan Dardiri)