PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umun (KPU) Kabupaten Pandeglang memperbolehkan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang berkampanye di media sosial (medsos). Tetapi, seluruh paslon harus menyampaikan akun media sosialnya ke KPU sebelum direkomendasi ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja’i, Sabtu (5/9/2015), mengatakan, kewajiban setiap paslon melaporkan akun resmi media sosialnya sebagai media kampanye, tercantum dalam PKPU Nomor 7 tahun 2015 tentang Kampanye.

“Pendaftaran akun resmi media sosial itu, harus disertai alamat akun dan nama akun resminya melalui format BC-4,” kata Suja’i.

Selain akun resmi pasangan calon, kata Suja’i, akun tim kampanye dan tim sukses juga harus dilaporkan ke KPU, ketentuan itu tertuang dalam PKPU yang menyatakan, pasangan calon atau tim kampanye dapat membuat akun resmi di media sosial untuk keperluan kampanye selama masa kampanye berlangsung.

“Bila tidak, maka akun tersebut dianggap ilegal dan kampanye yang disampaikan pun termasuk kampanye liar. Dan setiap paslon juga hanya diizinkan membuat 1 akun dari setiap jenis media sosial,” katanya. (Fauzan Dardiri)