JAKARTA – Tiga staf khusus mantan Seskab Andi Widjajanto mundur dari kegiatan istana negara. Ketiganya adalah Jaleswari Pramodhawardani, Alexander Lay dan Makmur Keliat.

Ketiganya otomatis hengkang dari istana, setelah Andi dicopot dari jabatannya di Kabinet Kerja.

“Mereka otomatis berhenti tanpa harus persetujuan dari presiden,” ujar anggota tim komunikasi presiden, Teten Masduki saat dihubungi JPNN (Grup Jawa Pos), Minggu (16/8).

Menurut Teten, ketiganya diangkat dengan SK dari Setkab. Karenanya, itu jika Andi berhenti, ketiganya secara otomatis mengikuti. Untuk staf khusus yang baru, ujarnya, tergantung Seskab pengganti Andi, Pramono Anung.

“Kalau Pak Pramono mau mencari staf khusus, beliau yang menentukan sendiri,” imbuhnya.

Tadinya Teten bahkan termasuk staf khususnya Andi. Dia diangkat pada Januari lalu. Teten ditugasi mengurus persoalan yang berkaitan dengan praktik good governance.

Namun, ia melepaskan jabatan itu karena dipilih menjadi anggota tim komunikasi presiden bersama Sukardi Rinakit.

Sementara itu, Alex membantu Andi terkait pembentukan perundang-undangan yang juga menjadi tugas seskab. Sedangkan, Jaleswari membantu pria berkepala plontos itu mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan kelompok minoritas, masyarakat adat, dan membangun jaringan aktivis perempuan dan anak, serta memantau perkembangan kawasan Papua. (flo/jpnn)

BAGIKAN