SERANG – Kecewa dengan sikap pemerintah, yang tidak mampu menstabilkan harga daging sapi di pasaran, pekan depan para pedagang daging sapi di Kota Serang berencana akan melakukan aksi mogok berjualan.

Ketua Gabungan Pedagang Dading (Gapenda) Kota Serang Khaeruzaman Aeng kepada wartawan, Selasa (4/8/2015) mengatakan, bahwa aksi mogok ini sebagai upaya menekan pemerintah menurunkan harga daging sapi.

Aeng menjelaskan, terhitung sejak bulan puasa lalu, daging sapi sudah mengalami 4 kali kenaikan harga.

“Harga daging yang terus naik, maka kami ingin melakukan mogok berjualan secara bersama-sama, untuk wilayah Kabupaten Serang, Pandeglang, Kota Cilegon, Kota Serang dan Kabupaten Lebak. tetapi untuk Kabupaten dan Kota Tanggerang belum ada komunikasi,” jelas Aeng.

Selain itu, lanjut Aeng, pihaknya juga akan melakukan audiensi dengan anggota DPRD Kota Serang. “Perlu diketahui, kenaikan ini dikarenakan sedikitnya impor sapi dari luar negeri. Sebelumnya ditargetkan 250 ribu ekor, namun realisasinya baru 50 ribu ekor,” jelas Aeng.

Salah seorang pedagang daging di Pasar Rau, Agus Irianto, mengatakan, saat ini pihaknya harus menjual daging sapi dengan harga Rp120-130 ribu per kg, dari Rp90 ribu per kg sebelumnya. (Fauzan Dardiri)