SERANG – Daging Ayam tembus harga Rp38 ribu per Kilogram, pedagang di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang sepi pembeli. Hal ini dikeluhkan salah seorang pedagang daging ayam, Nur (42) kepada wartawan, Selasa (18/8/2015).

“Biasanya saya setiap hari memotong ayam sekitar 70 ekor, sekarang hanya 35 ekor saja, itupun susah menjualnya, mereka (pembeli) keberatan dengan harga Rp35 ribu, inginnya standar seperti dulu lagi Rp28 ribu,” katanya.

Nur menjelaskan, mayoritas konsumen langgananya adalah para pedagang sayur-mayur, dan mereka juga membeli untuk dijual kembali, dan jika pasarnya Rp35 ribu kesulitan menjualnya ke masyarakat.

Hadi pedagang daging ayam lainnya, mengeluhkan kondisi terbut, lantaran mahalnya daging ayam ini berdampak pada setoran seperti biasanya, karena mengalami pengurangan sekitar Rp2 juta. “Biasanya setoran per hari saya mencapai Rp40 juta, sejak adanya kenaikan ini paling mencapai Rp38 juta. Sebelum lebaran harga Rp28 per kilo, pas lebaran Rp30 ribu dan sekarang malah naik Rp35 ribu sampai Rp38 ribu,” paparnya.

Kendati demikian, Hadi tidak mengetahui penyebab dari tingginya harga ayam, sehingga mereka juga kesulitan untuk menjualnya. “Intinya kami ingin harga kembali normal,” kata Hadi. (Fauzan Dardiri)