Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif dan Direktur Komersial Bank Bukopin Mikrowa Kirana usai penandatanganan MoU di Recruitment & Training Center Bank Bukopin, Jakarta, Selasa (20/6).

JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan memperluas layanan service point office (SPO) melalui bekerja sama dengan Bank Bukopin. Dengan kerja sama ini, para pekerja bisa daftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di Bank Bukopin.

Penendatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan dengan PT Bank Bukopin Tbk dilakukan oleh Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif dan Direktur Komersial Bank Bukopin Mikrowa Kirana, di Recruitment & Training Center Bank Bukopin, Jakarta, Selasa (20/6).

Sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan telah bekerjasama dengan BRI, Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BJB dalam melakukan layanan SPO. SPO merupakan kerjasama mutualisme antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pihak perbankan dalam memberikan layanan kepada peserta dan calon peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Krishna menjelaskan, melalui kerja sama ini pekerja atau perusahaan dapat mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui outlet Bank Bukopin. Selain itu Bank Bukopin juga melayani pembayaran iuran bulanan peserta, bahkan pelayanan pengambilan klaim JHT, tentunya mengacu pada ketentuan yang berlaku di BPJS Ketenagakerjaan.

“Kerjasama ini akan sangat membantu pelayanan kami, jadi jika cabang kami tidak terjangkau, peserta bisa datang ke Bank yang telah bekerjasama seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, BJB, dan ditambah sekarang dengan Bank Bukopin,” ujar Krishna dalam siaran persnya.

Penandatanganan MoU ini merupakan wujud nyata dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pekerja yang tersebar di seluruh Indonesia dalam mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (Jkm) sesuai dengan amanah Undang-undang.

“Kami harap kerjasama ini juga untuk memperluas jaringan penyebaran informasi tentang manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Krishna.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Mikrowa Kirana bahwa Bank Bukopin tidak ingin hanya bisa melayani dalam pembayaran saja, namun juga bisa menjaring kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Diharapkan proses ini dapat berjalan lancar dan SPO Bank Bukopin dapat beroperasi penuh pada bulan Agustus 2017 nanti di 17 unit kerja yang ada di Wilayah DKI dan kedepannya akan menyusul di seluruh unit kerja Bank Bukopin yang ada di Indonesia sebanyak 70.

“Kami berkomitmen untuk terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak agar dapat menjalankan optimalisasi pelayanan kepada peserta maupun calon peserta,” pungkas Krishna. (Aas Arbi)