SERANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Hudaya Latuchonsina mengungkapkan, pembangunan rumah sebanyak 3.000 unit untuk karyawan di Banten akan dimulan bulan depan.

“Rumah tersebut akan dibangun di Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Lebak,” ujarnya, Rabu (10/6/2015).

Menurut Hudaya, Banten mendapatkan bantuan tersebut totalnya sebanyak 5.000 unit rumah, dan 3.000 unit ini merupakan pembangunan tahap pertama. “Bantuan ini untuk karyawan yang sudah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Kata Hudaya, program ini didukung oleh stakeholder dan sejumlah pihak, misalnya BPJS Ketenagakerjaan. Dukungan BPJS ketenagakerjaan sendiri berupa pinjaman uang muka senilai Rp20 juta untuk setiap karyawan.

Menurut Hudaya, program ini berlaku untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang golongannya masih bawah. “Saya harapkan per 15 Juli ini sudah ada PNS yang mendaftar ke BPJS,” ujarnya.

Adapun bantuan rumah dalam bentuk rumah biasa dan rumah susun milik. Dengan program ini, karyawan bisa mendapatkan rumah tipe 27 sdampai 30 dengan bunga cicilan di bawah lima persen. “Kami berharapnya nol persen,” ujar Hudaya.

Ditanya terkait peran pemprov dalam program ini, Hudaya mengatakan, peran pemprov dalam mengkoordinasikan antara pengembang, stakeholder dan pihak lain. “Total pengembang yang terlibat sebanyak tiga pengembang,” ujarnya. (Bayu)
BAGIKAN