SERANG – Pengacara Gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah, Tb Sukatma menegaskan bahwa fakta persidangan yang selama ini berjalan terkait kliennya adalah bohong. Hal itu disampaikan Sukatma saat ditemui di Pengadian Tipikor Serang siang ini, Kamis (5/3/2015). Hari ini rencananya Atut akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Serang.

Sukatma membantah bahwa pemotongan sebesar 90 persen dana hibah tahun anggaran 2011 dan 2012 itu atas perintah Atut. “Itu bohong. Makanya hari ini apa yang hanya ‘katanya’ akan diungkapkan dalam persidangan. Kita simak saja persidangannya,” jelas Sukatma kepada wartawan di Pengadilan Tipikor Serang.

( Baca : Saksi : Potongan Dana Hibah untuk Kegiatan Gubernur Atut)

Sukatma balik menuding bahwa tuduhan selama ini hanya bersumber dari satu orang. “Mana fakta pendukungnya, itu kan hanya dari satu orang,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, para kerabat dan loyalis Atut mendatangi pengadilan. Mereka tampak ingin menyaksikan langsung jalannya persidangan. Para karabat dan awak media yang akan memasuki pintu utama mendapat pemeriksaan alat pendeteksi logam.

(Baca : Amankan Sidang, Polisi Pasang Metal Detector)

Informasi yang dihimpun, mantan orang nomor satu di Banten ini transit dari Jakarta ke Kejati Banten. Dari Kejati Banten, Atut akan dibawa ke Pengadilan Tipikor Serang. Hingga berita ini diturunkan, Atut belum tiba di PN Serang. (Wahyudin)

BAGIKAN