SERANG – PT Pesona Banten Persada, pengembang Pasar Induk Rau (PIR), siap gelar kontes dan pameran batu akik, pada 8-13 Juni 2015 mendatang. Hal ini dilakukan dalam rangka melestarikan pasar tradisional di Wilayah Banten.

“Tidak hanya kontes dan pameran batu akik, kegiatan ini juga akan diisi dengan penghijauan dengan menanam 5.000 tanaman, dan loma mewarnai tong sampah tingkat SMA. Kegiatan akan dipusatkan di Jalan Cinanggung, Area parkir depan, blok F lantai dasar RTC (Rau Trade Centre),” ungkap Ketua Pelaksana Khaeruzzaman Aeng kepada wartawan, Jumat (29/5/2015).

Aeng mengatakan, kegiatan yang dilakukan bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Banten ini akan melombakan 4 kelas yaitu kelas kalimaya, pandan, pancawarna, dan batu gambar. Kelas Kalimaya dibagi dalam beberapa kategori, seperti black opal, kristal, mix atau campuran (teh, milky, bunglon), dan sempur.

Sementara itu Direktur Utama PT Pesona Banten Persada Yayan Sofyan mengatakan, kegiatan ini dalam rangka mempromosikan batu akik lokal Banten. Karena memang demam batu akik tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga se-Asia Tenggara. “Kita ingin mengangkat batu akik yang berasal dari Banten. Total hadiah dalam kontes ini sebesar Rp30 juta,” kata Yayan.

Lanjut Yayan, pengembang PIR siap menampung pedagang batu akik di Serang yang sampai saat ini belum memiliki lokasi berjualan. Pengembang Rau menyediakan lantai satu untuk pedagang batu akik dan aksesoris.

“Bagi pedagang yang belum punya tempat kami siap tempatkan dan gratis pada 3 sampai 6 bulan pertama di lantai 1. Kita memperoyeksikan Pasar Induk Rau menjadi pusat batu akik dan aksesoris di Serang. Hingga saat ini terdapat sekitar 100 pedagang batu akik di Pasar Induk Rau. Kita targetkan 300 kios ” katanya. (Fauzan Dardiri)