SERANG – Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Ratu Ani Nuraini mengatakan, para pelaku usaha sering mengeluh sejak menguatnya nilai tukar dolar terhadap rupiah.

“Para pengusaha memang sering mengeluhkan kondisi tersebut. Namun belum pada proses pengurangan jumlah tenaga kerja,” kata Ani kepada wartawan, Senin (31/8/2015).

Kalau memang imbasnya ada di Kota Serang, Ani menjelaskan, pihaknya akan mengantisipasi agar jangan sampai ada pemutusan hubungan kerja (PHK). Adapun langkah untuk mengantisipasinya, yakni mengurangi upah dan mengurangi jam kerja. “Banyak strategi lah, Alhamdulillah di Kota Serang sampai saat ini belum ada. Mudah-mudahan Kota Serang tidak ada,” katanya.

Ani mengungkapkan, sampai dengan akhir Agustus ini, pihaknya mendata ada 8 pekerja yang diberhentikan oleh perusahaan. Namun setelah melakukan penelitian, semua kasus disebabkan oleh kesalahan pekerja dengan memanipulasi data perusahaan.

Untuk diketahui, data yang diperoleh dari Disnakertrans, di Kota Serang ada sekitar 550 perusahaan yang didominasi oleh perusahaan kelas kecil. (Fauzan Dardiri)

BAGIKAN