SERANG – Ketua Harian Asosiasi Pengusaha Entertaiment (ASPEMEN) Kota Serang Jhonner SP setuju dengan Walikota Serang Tb Haerul Jaman tentang perlunya regulasi keberadaan tempat hiburan di Kota Serang.

“Kita sepakat dengan usul Pak Walikota, dan ke depannya tentu kami mendukung pemkot untuk membuat regulasi yang mengatur keberadaan tempat hiburan,” ungkap Jhon kepada wartawan, Senin (18/5/2015).

Hal ini perlu dilakukan, lanjut Jhon, lantaran selama ini tidak jelas soal proses perizinannya apakah ke Dinas Pariwisata atau ke BPTPM (Badan Pelayanan Terpadu Penanaman Modal). “Tentu kita akan mengikuti aturan tersebut. Ya kalau bisa diatur dan ditata,” kata Jhon.

Pria yang saat ini menjadi Owner Family Cafe menjelaskan, di Kota Serang ada sekitar 22 tempat hiburan yang aktif. Dari jumlah tersebut yang memiliki SITU dan SIUP sekitar 10 tempat hiburan. “Ada solusinya, jangan penutupan lah. Diatur dengan Perda, ada perizinannya. Kalau sudah ada perdanya kan enak, tentu kita akan mengikuti aturannya,” kata Jhon.

Diketahui, sebelumnya Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengatakan, regulasi yang berkaitan dengan hiburan nantinya tidak hanya sebatas jenis hiburan karaoke, namun jenis hiburan lainnya, seperti bioskop, game di mall, dan lain-lain. “Selama ini memang ada tempat hiburan, tapi tidak mampu memberikan pemasukan pada kas Daerah. Kita melihat dari pajak yang keterkaitan, dengan adanya regulasi itu, akan jadi bertambah. Pokoknya nanti ke depan saya berharap tempat hiburan tidak menjual minuman keras atau beralkohol,” jelas Jaman. (Fauzan Dardiri)